Video: Review Motorola Droid X

Motorola Droid X menggunakan jaringan CDMA/EVDO jadi ponsel ini tidak akan berjalan di jaringan GSM/UMTS. Meski begitu, Droid versi awal dengan segera disusul dengan versi worldwide, Motorola Milestone, tapi kami tidak tahu jika Motorola berencana menjual versi worldwide bersamaan dengan Milestone versi awal dan XT720 yang akan datang.

Meski Droid X kelihatan sangat mirip dengan Droid yang versi awal, ukuran layarnya sudah lebih besar menjadi layar sentuh 4,3″ dari sebelumnya yang hanya 3,7″ sementara itu tetap mempertahankan resolusi 480X852. Di dalamnya terdapat prosesor 1GHz, yang mana seharusnya sama cepatnya dengan ponsel lain di pasar. Di bagian belakang terdapat kamera 8 megapiksel dilengkapi LED flash. Ini adalah smartphone berbentuk tablet, dan ponsel ini tidak dilengkapi dengan keyboard geser QWERTY dari Droid versi awal. Terus terang ini bukan suatu kehilangan.

Awalnya dijual dengan Android 2.1, Droid X akan menerima upgrade menjadi Android 2.2 (Froyo) via internet pada akhir musim panas. Android versi baru ini menjanjikan performa yang jauh meningkat, yang mana ini merupakan berita baik. Juga akan tersedia Adobe Flash 10.1 full version yang tersedia dengan upgrade sistem operasi, yang mana akan memberikan akses ke multimedia berbasiskan Flash tapi ini juga bisa membuat platform Android rentan terhadap celah keamanan.

Kameranya memiliki autofocus dan lampu kilat LED dual di samping resolusi 8 megapikselnya. Kecepatan rate rekaman videonya sangat mengesankan. Motorola mengatakan Droid X mampu merekam 720p HD. Droid X juga mampu memainkan video hasil rekamannya lewat HDMI port atau lewat DLNA.

Flash memory internalnya 8GB,ditambah sebuah card 16GB dalam paket penjualan standar yang bisa ditukar dengan card 32GB jika Anda mau. Droid X juga dilengkapi GPS, mendukung Google Maps dan memiliki navigasi yang bisa memberikan panduan belokan demi belokan.

Sebagian besar file multimedia sudah didukung dan Droid X juga dilengkapi dengan WiFi. Android langsung dilengkapi dengan aplikasi-aplikasi built in, termasuk sebuah web browser, dan email client dan beberapa produk Google. Juga ada banyak aplikasi yang tersedia dari Android Market, banyak di antaranya gratis atau sangat murah.

Ukuran Droid X cukup besar, dan berat dengan berat 155 gram (sekitar 5,5 ons) dan 128 X 66 X 10mm (atau 5 X 2,6 X 0,4 inci). Dari segi ukuran, ukurannya antara Droid versi awal dan Dell Streak tablet. Waktu bicaranya sampai 8 jam dengan waktu siaga 9 hari.

Jika Anda tinggal di AS, Anda bisa mendapatkan Droid X mulai bulan depan secara eksklusif dari Verizon dengan $200 (sekitar Rp 1,8 juta dengan kurs $1=Rp 9120)dengan mengambil paket 2 tahun.


Sekilas Data Motorola DROID X
Tersedia:
July 2010
Jaringan:
CDMA 800 / 1900
Data:
CDMA + EVDO + WiFi
Layar:
4.3″ 480 x 854 piksel
Kamera:
8 megapiksel
Ukuran:
128 x 66 x 10mm / 155 gram
5,0 x 2,6 x 0,4 in / 5.5 ons
Bluetooth:
Tersedia
Memory card:
MicroSD
Infra-red:
Tidak tersedia
Polyphonic:
Tersedia
Java:
Optional
GPS:
Tersedia
OS:
Android 2.1
Umur Baterai:
8 jam bicara / 9 hari siaga

View Source: verizonwireless.com

This entry was posted in ANDROID, Droid, Droid X, froyo, Motorola, Verizon. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s